Ketua Ikawangi Dewata Bali Motivasi 11 Penari Delegasi Gandrung Sewu 2026: Tampil Lepas dan Gembira

BANYUWANGI – Sebanyak 11 penari delegasi Ikawangi Dewata Bali mengikuti perhelatan Gandrung Sewu 2026 di Pantai Boom, Banyuwangi, Sabtu (24/10/2026). Sebelum berangkat menuju lokasi pertunjukan, Ketua Ikawangi Dewata Bali, Drs. H. Noer Yasin, M.Pd.I., berpesan agar para penari tampil lepas, menikmati pertunjukan, dan tidak terbebani tekanan saat membawakan tari tradisional Banyuwangi tersebut.

“Titip pesan buat adik-adik agar menari dengan lepas, tidak usah ada beban, yang penting bergembira,” ujar Noer Yasin saat memberikan arahan dalam briefing sebelum keberangkatan.

Pesan itu menjadi dukungan moral bagi para penari yang telah menjalani persiapan dan latihan untuk berpartisipasi dalam salah satu agenda seni budaya unggulan Kabupaten Banyuwangi. Noer Yasin berharap mereka dapat menjaga kekompakan dan menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas waktu dan tenaga yang telah dicurahkan para penari selama proses persiapan, terlebih karena mereka tinggal jauh dari kampung halaman.

“Terima kasih kepada adik-adik yang sudah bekerja keras, meluangkan waktu untuk berlatih. Meskipun jauh dari kampung halaman, tetap menjaga kebudayaan Banyuwangi,” ungkapnya.

Sebelas penari yang menjadi delegasi Ikawangi Dewata Bali tersebut adalah Sayu Salsa Utami, Gadisty Ciquita Abigail S.M., Santy Winarsih, Vanessa Saqila Annatasya, Aerlintang Surya Ayu Prameswari, Al-Qoriah, Gavra Bella Wikarta, Icha Dian Rahmawati, Melda Elok Saputri, Shri Pembayun Titi Handayani, dan Shakila Putri Hafizah.

Delegasi Ikawangi Dewata Bali Sayu Salsa Utami, Gadisty Ciquita Abigail S.M., Santy Winarsih, Vanessa Saqila Annatasya, Aerlintang Surya Ayu Prameswari, Al-Qoriah, Gavra Bella Wikarta, Icha Dian Rahmawati, Melda Elok Saputri, Shri Pembayun Titi Handayani, dan Shakila Putri Hafizah pada gelaran Gandrung Sewu pada Sabtu (24/10/2026). Foto : Abdul Aziz

Keikutsertaan mereka merupakan bagian dari keterlibatan warga Banyuwangi di Bali dalam perhelatan yang menampilkan kesenian khas daerah asal. Bagi para penari, kesempatan ini sekaligus menjadi pengalaman untuk tampil dalam pertunjukan kolosal yang melibatkan banyak pelaku seni.

Sekretaris Jenderal Ikawangi Dewata Bali, Lulut Joni, turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan pelatih yang mendampingi para penari selama persiapan.

“Terima kasih kepada Ketua Departemen Kebudayaan Ikawangi Dewata Bali, Mbak Rita, dan pelatih Mbak Yuniar yang terus mendampingi adik-adik penari,” kata Lulut Joni.

Ia mengapresiasi pendampingan yang diberikan sejak proses latihan hingga menjelang keberangkatan. Menurutnya, dukungan pengurus dan pelatih berperan penting dalam mempersiapkan para peserta agar dapat mengikuti pertunjukan dengan baik.

Gandrung Sewu 2026 digelar di Pantai Boom, Banyuwangi, dengan mengangkat tema “Kembang Dermo” dan konsep Glow in the Dark. Pertunjukan malam tersebut memadukan tari tradisional dengan permainan cahaya untuk menghadirkan pengalaman visual yang berbeda.

Gandrung Sewu merupakan salah satu agenda unggulan seni budaya dan pariwisata Banyuwangi yang melibatkan banyak penari, khususnya generasi muda. Perhelatan ini menjadi panggung untuk menampilkan kesenian Gandrung sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Banyuwangi kepada masyarakat luas.

Partisipasi 11 penari Ikawangi Dewata Bali menunjukkan keterlibatan masyarakat Banyuwangi di perantauan dalam kegiatan seni daerah. Dukungan organisasi, pelatih, dan para penari menjadi bagian dari upaya menjaga keterhubungan generasi muda dengan tradisi leluhur.

Melalui keikutsertaan tersebut, Ikawangi Dewata Bali berharap para penari memperoleh pengalaman berharga sekaligus terus menumbuhkan kebanggaan terhadap kesenian Banyuwangi. Pesan Noer Yasin agar mereka menari dengan lepas dan gembira menjadi bekal bagi para delegasi saat mengikuti perhelatan di Pantai Boom.

One thought on “Ketua Ikawangi Dewata Bali Motivasi 11 Penari Delegasi Gandrung Sewu 2026: Tampil Lepas dan Gembira”
  1. Yoyok Kusbiantoro Channel berkata:

    Wes pokok e josss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *