Senam, Silaturahmi, dan Semangat Seduluran di Taman Pancing

BADUNG - Sore yang sejuk di kawasan Taman Pancing sebelah barat, menjadi saksi hangatnya kebersamaan keluarga besar IKAWANGI dan Forum Wanita IKAWANGI (FORWANGI) Cabang Badung. Seperti bulan-bulan sebelumnya, pertemuan rutin yang dilaksanakan pada minggu pertama setiap awal bulan kembali digelar dalam suasana penuh keakraban.

Jarum jam menunjukkan pukul 16.00 WITA ketika satu per satu anggota mulai berdatangan. Senyum, sapaan hangat, dan obrolan ringan menjadi pemandangan yang menghiasi pertemuan tersebut. Tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

Ketua IKAWANGI Cabang Badung beserta jajaran pengurus dan anggota FORWANGI Cabang Badung turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan yang tercipta menjadi bukti bahwa semangat kekeluargaan terus tumbuh dan terjaga di tengah kesibukan masing-masing anggota.

Kegiatan diawali dengan senam bersama. Dengan penuh semangat, seluruh peserta mengikuti setiap gerakan sambil menikmati suasana sore yang nyaman dan pemandangan di sekitar Taman Pancing. Gelak tawa dan keceriaan tampak menghiasi wajah para peserta yang larut dalam suasana penuh kebahagiaan.

Di balik kesederhanaan acara itu, tersimpan makna yang begitu besar. Pertemuan rutin tersebut menjadi sarana bagi seluruh anggota untuk saling bertukar pikiran, memperkuat solidaritas, dan menjaga kekompakan dalam menjalankan berbagai program organisasi.

Wakil Ketua IKAWANGI Cabang Badung, Nurhayati Libranita, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam menjaga hubungan baik antarsesama anggota.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tali seduluran dan rasa kekeluargaan antaranggota FORWANGI Cabang Badung. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk bertukar pikiran, saling mendukung, dan menjaga kekompakan seluruh anggota," tuturnya.

Lebih dari sekadar ajang berkumpul, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Banyuwangi di tanah perantauan. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan persaudaraan terus ditanamkan kepada seluruh anggota agar tetap tumbuh dari waktu ke waktu.

Menjelang berakhirnya acara, suasana hangat masih terasa di antara para anggota. Kebersamaan yang terjalin sore itu menjadi pengingat bahwa persaudaraan tidak hanya dibangun melalui ikatan daerah asal, tetapi juga melalui kepedulian, perhatian, dan rasa saling memiliki.

Sebab, bagi keluarga besar IKAWANGI dan FORWANGI, persaudaraan bukan sekadar semboyan, melainkan warisan yang harus terus dijaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *