DENPASAR - Semilir angin pagi yang berembus lembut di bawah rindangnya pepohonan Taman Kota Lumintang, Denpasar, pada Minggu (2/8/2026) menjadi saksi hangatnya kebersamaan puluhan perempuan yang datang dengan satu tujuan, yakni mempererat tali silaturahmi dan menjaga semangat persaudaraan.
Dengan mengenakan seragam merah dan kerudung putih, sekitar 50 anggota Forum Wanita Ikawangi (FORWANGI) Cabang Denpasar duduk melingkar di atas tikar yang telah digelar. Canda, tawa, dan obrolan ringan mengiringi pertemuan rutin bulanan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 12.00 WITA tersebut.
Kegiatan yang dipimpin oleh Ibu Sanon itu tidak sekadar menjadi agenda bulanan, tetapi juga menjadi ruang bagi para anggota untuk saling berbagi cerita, pengalaman, serta memperkuat ikatan kekeluargaan yang telah terjalin selama ini.
Dalam sambutannya, Ibu Sanon menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut. Ia juga berharap FORWANGI dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Terima kasih atas partisipasi ibu-ibu yang telah menyempatkan hadir. Nanti pada kegiatan 17 Agustus, kalau memungkinkan, FORWANGI juga dapat mengadakan kegiatan bersama," ujarnya.
Ketua Ikawangi Denpasar, Haji Wahyuno, S.E., S.T., turut hadir bersama sejumlah pengurus Ikawangi Dewata Pusat, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal Yoyok Kusbiantoro, Ketua Departemen Ekonomi Arifin Ozora, dan Departemen Kebudayaan Trimo.

Suasana semakin meriah ketika seluruh anggota bersama-sama menyanyikan lagu Umbul-Umbul Blambangan dan Mars Ikawangi Dewata. Lantunan lagu tersebut menambah semangat kebersamaan sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan dan kekeluargaan.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Hidangan sederhana berupa lontong, telur, dan dadar jagung menjadi pelengkap kebersamaan yang terasa hangat dan penuh keakraban.
Pemandangan itu terlihat jelas pada wajah-wajah para anggota yang menikmati waktu bersama di tengah suasana asri Taman Kota Lumintang. Tidak ada sekat jabatan ataupun perbedaan latar belakang. Semuanya menyatu dalam satu ikatan yang sama, yaitu semangat persaudaraan.
Bagi keluarga besar FORWANGI, pertemuan semacam ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan juga menjadi cara untuk menjaga jalinan silaturahmi agar tetap erat dari waktu ke waktu.
Sebab, bagi keluarga besar Ikawangi, persaudaraan bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang terus dijaga dan dirawat bersama.